• Jl. Ir. H. Juanda No. 78 ,
    Sentul City, Bogor, Indonesia.
  • Mon - Sat 8.00 - 16.00
    Sunday CLOSED
  • :+6221-87962691
    Call us for enquiry
  • Brochure

Dari Inggris Bedah Jurnal Via Skype di STEI Tazkia

Mahasiswa Jurusan Akuntansi Islam 12 (AI 12) mengadakan bedah jurnal internasional di gedung Cordova STEI Tazkia lantai 3, Jumat (1/1/2016). Ada dua jurnal yang dibedah pada acara tersebut. Pertama, jurnal yang berkaitan dengan Harmonisasi Standar akuntansi  Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institution (AAOFI) di Indonesia. Kedua, jurnal yang membahas Dilema Penerapan Standar Internasional Akuntansi Konvensional dan Standar AAOIFI Pada Lembaga Asuransi Syariah.

Dua jurnal tersebut dipresentasikan oleh dua kelompok, sementara peserta yang lain menyimak dan memberi tanggapan dari materi yang disampaikan. Acara berlangsung seru walaupun agak terkendala oleh bahasa.

Uniknya, bedah jurnal tersebut dipandu langsung oleh Dr Murniati Mukhlisin dari Inggris via Skype. Beliau adalah dosen senior STEI Tazkia sekaligus penulis jaournal tersebut, yang sedang berada di Glasgow University, UK.

Dr Murniati mengungkapkan, bahwa AAOIFI kurang mensosialisasikan eksistensinya. Khususnya, pada negara yang mayoritas muslim, sehingga kalah tenar dibanding International Financial Reporting Standars (IFRS).

“Acaranya mantap karena dipandu langsung oleh dosen yang sesuai dengan keahliannya. Bermanfaat karena menambah wawasan sekali. Beliau menjelaskan dengan sudut pandang global atas permasalahan di jurnal itu, walaupun sebagian teman-teman harus mencerna dua kali. Pertama dari materi dan kedua pemahaman bahasa, karena beliau banyak pakai bahasa Inggris.

Sebelum acara berakhir, Dr Murniati berpesan kepada semua peserta seminar untuk memperkuat bahasa Inggris. Khususnya, buat yang ingin pergi menyusul ke Inggris.

“Kita lah generasi penerus yang akan mensyiarkan islam, baik melalui tulisan ataupun pendidikan. Rajin-rajin sholat dhuha dan sholat tahajud karena motivasi terbesar kita adalah Allah, ujar dosen yang biasa disapa Madam Ani ini.

Leave a Reply